Tergoda Melayani Istri Majikanku
Novel 18+ "Tergoda Melayani Istri Majikanku"
Part 1
Awal mula terjadi ketika awal tahun 2023 saat aku pergi ke ibu Kota untuk urusan bisnis. Kebetulan aku bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi penelitian dan ekowisata maka aku berangkat ke kota dalam acara pameran ekowisata. Saat itu aku pergi sendirian dengan menggunakan kereta executive.
Pertama kalinya aku pergi sendirian jadi aku tidak begitu hapal kota itu tapi dengan modal nekat dan keberanian akupun memberanikan diri seolah-olah aku sering datang ke kota tersebut. Tadinya aku akan pergi dengan isteri juragan ku yang kebetulan sering pergi ke kota. Karena masih ada urusan di malaysia maka isteri juraganku tidak jadi menemaniku.
Isteri juraganku (Bernama Mbak maya) wajahnya cukup menarik dengan kulit yang putih dan manis dengan badannya yang sintal walaupun usianya sudah menginjak 39 tahun tapi masih kelihatan istimewa, maklumlah sering aerobik dan olah raga.
Pada waktu aku di kota itu, Mbak maya sering meneleponku hampir setiap hari bahkan sehari bisa lebih dari 2, pada mulanya aku sendiri tidak tahu mengapa dia sering telpon aku. Saat itu, aku tinggal di sebuh hotel yang lumayan bagus, bersih dan murah di dekat jalan dengan tumbuh pohon flamboyan yang indah. Karena aku sendirian di kota itu aku seringkali kesepian dan aku selalu ingat anak dan isteriku.
Akan tetapi itu semua hilang ketika Mbak maya meneleponku dan aku selalu menggodanya bahwa aku kesepian dan horny di kota ini karena aku sering dengar erangan kenikmatan dari sebelah kamarku, dia hanya tertawa saja.
Beberapa hari kemudian aku mendapat kabar bahwa juraganku menyuruh Mbak maya untuk menemaniku di kota, aku berfikir wah ini kesempatan yang baik buatku untuk menggodanya, memang keberuntungan masih berpihak pada diriku. Akhirnya dia bilang bahwa dia akan menyusul dengan menggunakan kereta dan minta di bookingkan satu kamar untuknya.
Ketika pada hari H nya, aku jemput dia di stasiun dan setelah bertemu aku ajak ke hotel tempat aku menginap, Ketika malam tiba, aku sengaja mengambil satu tempat tidur lagi, untuk menjaga agar dia tidak mempunyai fikiran yang jelek tentang diriku, karena aku masih takut kalau Mbak maya akan marah dan tersinggung bila aku seranjang dengannya karena biasanya itu akan dianggap tidak sopan dan senonoh serta murahan dan perempuan akan marah sekali bila dianggap seperti itu.
Sebelum tidur kami mengobrol tentang macam-macam dan pada akhirnya bicara tentang banyak hal. Sangking seriusnya, aku memberanikan diri memancing reaksinya.
“Mbak kalo ngomongin hal dewasa kayak gini, pacarku dulu seringkali udah basah duluan”.
Lalu dia menjawab,
“Ah itu sih biasa, aku aja suka basah, hehehe”.
Tak lama kemudian suasana berubah karena dia merasa perutnya agak sakit karena kembung. Aku mulai kasihan lalu aku menawarkan diri,
“Biar aku refleksi dan pijit deh”.
Selanjutnya......
Full Part 1-26 ⬇️
https://dramaranjang.blogspot.com/2023/12/tergoda-melayani-istri-majikanku.html
Lalu aku pijit kaki dan betisnya. Pada mulanya dia kesakitan dengan pijitanku tersebut. Otak kotorku mulai datang dan aku coba untuk memijit pahanya dan dia meringis kesakitan. Lama aku memijit pahanya dan makin lama aku kendurkan pijitanku tetapi dia masih mengerang bahkan ketika aku elus-elus dia masih mengerang.
Dengan segenap keberanianku aku coba mengelus hingga ke pangkal pahanya dan dia mengerang semakin menjadi, tentu saja penisku langsung berdiri apalagi ketika aku pijit dan elus bagian pahanya, dia membuka pahanya lebar-lebar.
Lalu aku singkapkan rok tidurnya dan aku elus di pangkal paha kemudian aku beranikan diri mengelus vaginanya, ternyata Mbak Susi diam saja dan mengerang, tanpa pikir panjang aku masukkan jari-jemariku ke balik celana dalamnya dan memainkan klitoris dan lubang vaginanya dengan jariku.
Ternyata vaginanya sudah basah sekali, lalu aku tarik celana dalamnya dan aku mulai menciumi pahanya hingga sampailah pada gundukan vaginanya yang sangat merangsang.
Aku hisap dan jilat vaginanya yang harum, Mbak Susi semakin mengerang kenikmatan.
“Oh.. Oohh.. Mmhh.. Ohhmm.. Sayangg.. Ohmm” Jilatanku semakin liar dan semakin terasa kakinya mulai mengejang. Aku semakin mempercepat tempo jilatan mautku dan dia mengerang semakin keras.
“Oohh.. Ehheehmm.. Ohh.. Aauuaa.. Hhmm” Ternyata dia telah mencapai orgasme yang pertama.
Kemudian aku lepaskan celana dalamku karena kebetulan aku selalu tidur hanya memakai celana dalam dan saat itu aku hanya memakai kain sarung. Dengan penis yang masih menegang aku beralih posisi di atasnya dan menciumi bibir dan kedua susunya dengan jemari tanganku memainkah pentilnya. Karena tidak sabar lalu aku masukkan penisku yang sudah tegang. Sewaktu penisku masuk ke lubang kenikmatan tersebut terdengar erangan keenakan Mbak Susi.
Vagina Mbak Susi serasa sempit karena tulang panggulnya yang seakan-akan mempersempit lubang kemaluannya. Akan tetapi aku merasakan kenikmatan yang luar biasa di penisku dengan lubangnya yang sempit itu.