Gejolak Nafsu Ibu Kost Imut
Novel "Gejolak Nafsu Ibu Kost Imut"
Sebelumnya Perkenalkan namaku Jimmy saat ini kuliah disalah satu kampus, ngekost karena rumahku sangat jauh dari kampusku maka aku putuskan untuk ngekost saja, Dan kebetulan aku mendapatkan Kost-an yang pemiliknya adalah Bu Rosa Seorang Wanita imut nan cantik Umurnya sudah 26 tahun istri bos kontraktor, sedang suaminya pulang kerumah setiap 2 pekan sekali karena kerjanya jauh dan banyak proyeknya diluar pulau, tentu bu rosaa selalu kesepian ditinggal suaminya dirumah megah sendiriaan dan disamping rumahnya ada 30 kamar kos-kosan yang dikontrakan.
Saat itu aku sedang berbaring dikamarku karena Kampus libur sekiranya aku sangat bosan sekali dikamar. Lalu aku melirik ke Jendela kamarku aku melihat seorang wanita yang sedang menjemur pakaian dihalaman rumahnya yang megah ternyata adalah Bu Rosa. Setiap Gerakan saat dia menjemur baju membuatku panas dan horny saat dia mengambil pakaian basahnya daribawah dengan posisi nungg1ng terbentuklah Pantat b4henol nya Dan Belahan Dadanya.
Jantungku Berdegup kencang karena sekilas kulihat dia tidak memakai Bra jadi tampaklah sepasang P4yud4ra yang dihiasi Puting yang Putih coklat. Keperkasaanku langsung menegang membayangkan aku bersama bu rosa, berbagi kenikamatan.
Aku keluar dari kost-ku dengan memakai Celana pendek dan kaos singlet, Aku membuntuti Bu Rosa yang sedang mengarah kebelakang rumahnya kurasa ingin melanjutkan cuciannya yang lain, Pelan-pelan kuikuti dia masuk kedalam kamar mandi belakang rumahnya lalu melepaskan bajunya dan celananya, Aku Terkejut Melihat Tubuh Bu Rosa yang tidak terbalut apapun lagi Karena dia tidak Memakai Dalaman apapun.
Aku melihat Bu Rosa duduk diatas bak mandi sambil meng4ngkang Lalu memasukan jarinya kedalam gundukan sintal yang terlihat masih mulus ditumbuhi jembut yang lebat, Aku melihatnya tak berpikir apa2 lagi langsung kukeluarkan Handphoneku dan kurekam Aksi Bu rosa yang sayang untuk dilewatkan, Sambil aku mengeluarkan batangku juga sambil merekam Bu Rosa M45trubasi aku juga ga tahan melihat kejadian ini.
Kudengar Bu Rosa Mend3sah Keenakan, Aku terus merekam sambil ng0c0k tak sadar aku juga ikut mend3sah karena menikmati kondisi yang sungguh nikmat ini. Sontak membuat Bu Rosa Terkejut dan bangkit melihat keluar kamar mandi itu membuatku lari kembali ke kostku.
Setelah itu aku tidak menampakan diri kepada Bu Rosa namum dua hari setelah itu Bu Rosa mencariku namun takpernah jumpa dan akhirnya aku memutuskan untuk menemuinya dirumahnya
“Permisi? Bu rosa?” aku mengetuk rumahnya
“Iyah, Masuk Jimmy” aku terkejut dia tau darimana aku yang mengetuk
“Boleh Saya ngomong sebentar didalam Bu Ros?” Dia Menganggung sambil menarik tanganku masuk kedalam dan menutup pintu kayu rumahnya
“Kamu mau ngomong apa jim?” tanyanya mendekatiku dengan gaya nakal seperti nungging tetapi kepalnya mengarah kepadaku
“Mmhh…Begini Bu Saya Mau Minta Maaf soal Kejadian kemarin” Kataku dengan tegas, dia hanya diam dan tersenyum sambil duduk disampingku dengan baju daster yang sedikit tersingkap sampai memperlihatkan phanya yang putih mulus
“Ohh masalah kemarin yah? Sudah lupakan saja. Saya tau tujuan kamu kesini ngapain kok” katanya sambil tertawa kecil
“Saya kemari hanya ingin minta Maaf bu” kataku tak sengaja melirik pahanya yang mulus tersingkap hampir sampai ke pangkal pahanya membuat adiku menegang lagi.
”Sudah-sudah, Saya tau kamu menginginkan ini kan?” katanya sambil meremas p4yud4ranya dan Mengelus gundukan sintal disudut sofanya
“Ee..hh Nggak Bu ros, Maaf” tapi mataku malah memelak memandangi susana ini tapi tetapi kutahan Bu Ros terus memancingku untuk menikmati tubuhnya
Setelah beberapa menitan aku melihat kondisi ini Nafsuku mengalahan pikiranku, langsung kudekati tubuh Bu Rosa yang sedang horny lalu kulumat bibirnya tanganku mer3masi p4yud4ranya langsung. Buk Rosa hanya diam tanpa kata dengan mata yang sayu menatapku.
Kurasakan bibirnya yang hangat menyentuh bibirku dengan lembut. Ketika kurasakan lidahnya mencari-cari lidahku dan maka kusambut dengan lidahku pula, aku melayani hisapan-hisapannya dengan penuh gairah. Batangku menempel dipahanya putih yang bener-bener lembut tangan kirinya mengelus kemaluanku dari balik celana.
Kupeluk tubuhnya, kuusap punggungnya dari dalam bajunya dan terus ke bawah kearah pantatnya yang semok. tanganku masuk kedalam celannya dan kuremas2 pantatnya sammbil kugoyang2 naik turun.